UJI-T

Standar

Uji Hipotesis

Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Hipotesis

H0 : (Prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran NHT tidak lebih baik daripada yang diajar dengan model pembelajaran STAD pada kelas VII SMP Negeri 13 Madiun)

H1 : (Prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran NHT lebih baik daripada yang diajar dengan model pembelajaran STAD pada kelas VII SMP Negeri 13 Madiun)
Taraf signifikan a = 0,05
Statistik uji yang digunakan
Jika variansi homogen

dengan,

(Budiyono, 2004: 151)

Keterangan:

: nilai rata-rata kelas eksperimen

: nilai rata-rata kelas kontrol

n1 : jumlah siswa kelas eksperimen

n2 : jumlah siswa kelas kontrol

: variansi sampel 1

: variansi sampel 2

Sp : simpangan baku gabungan.
Jika variansi heterogen

dengan

(Walpole, dalam Budiyono, 2004: 151)

Keterangan:

v : derajat kebebasan
Komputasi
Jika variansi homogen
Mencari nilai Sp
Mencari harga t
Jika variansi heterogen
Mencari harga t
Mencari nilai v
Daerah Kritik

DK = {t|t > }
Keputusan uji

H0 diterima jika tobs ≤

H0 ditolak jika tobs >
Kesimpulan

H0 ditolak, maka prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran NHT lebih baik daripada yang diajar dengan model pembelajaran STAD pada kelas VII SMP Negeri 13 Madiun.

H0 diterima, maka prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran NHT tidak lebih baik daripada yang diajar dengan model pembelajaran STAD pada kelas VII SMP Negeri 13 Madiun.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s